Musrenbang RKPD di Kecamatan Pamukan Utara 2019

Beranda | Ragam | Wisata | Galleri Photo | Pengaduan | Database SKPD | Buku Tamu | Kontak Kami

Musrenbang RKPD di Kecamatan Pamukan Utara 2019

 

Musrenbang RKPD di Kecamatan Pamukan Utara 2019


 

Pelaksanaan Musrenbang RKPD Kecamatan Pamukan Utara dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Kecamatan di desa Bakau. Dari pihak Kecamatan Pamukan Utara hadir Camat, Sekretaris Kecamatan dan Staf Kecamatan Pamukan Utara, serta perwakilan Koramil, Polsek, dan Kantor Urusan Agama. Dari pihak SKPD Pemerintahan yang hadir antara lain Bappeda, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Perkebunan, Dinas Bina Marga dan SDA, Dinas Koperasi UKP, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan. Hadir pula para Kepala Desa dan delegasinya, perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh wanita.

 

Musrenbang RKPD dibuka oleh Camat Pamukan Utara, yang menyampaikan tentang kegiatan yang telah dilaksanakan pada Tahun 2018 baik dari SKPD maupun Dana Desa, dilanjutkan degan pembacaan sambutan Kepala Bappeda yang disampaikan oleh Kabid. Penelitian dan Pengembangan. Adapun yang disampaikan terkait Usulan masyarakat yang ada akan disesuaikan dengan prioritas dan kemampuan keuangan daerah. Untuk itu Pemerintah Desa diharap mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa untuk membangun desa masing-masing. SKPD kemudian masing-masing menyampaikan paparan singkat mengenai kewenangan dan kegiatan-kegiatan pada masing-masing SKPD. Usulan masyarakat yang ada akan disesuaikan dengan prioritas dan kemampuan keuangan daerah. Untuk itu Pemerintah Desa diharap mengoptimalkan pemanfaatan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa untuk membangun desa masing-masing.

 

Acara selanjutnya adalah penyampaian paparan dari perwakilan Perusahaan Minamas terkait kegiatan yang dapat didanai/ diusulkan melalui CD/CSR, disambung penyampaian usulan prioritas desa. Kades Desa Bakau menyampaikan bahwa prioritas dermaga Bakau (akan diteruskan kepada TAPD dalam pembahasan Musrenbang RKPD Kabupaten) dan usulan perpustakaan desa. Desa Sekayu memprioritaskan pembangunan kantor SMPN 3 Pamukan Utara dan pembangunan pagar makam. Desa Harapan Baru mempertanyakan pekerjaan embung yang dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan SDA tahun 2017 yang belum selesai/kurang sempurna sehingga tidak dapat digunakan maksimal. Disampaikan pula ke pihak Perusahaan Minamas tentang usulan pembuatan embung.    Desa Bepara memprioritaskan rehab SMKN. Desa Lintang Jaya memprioritaskan jalan poros yang menghubungkan Lintang Jaya dan Sebangau. Kades Mulyoharjo menyampaikan agar Kades dapat dilibatkan dalam pengawasan intens kegiatan yang dikerjakan. Kades Kalian, mempertanyakan pekerjaan yang diusulkan ke pihak perusahaan Minamas, dan jembatan gantung. Desa Tamiang memprioritaskan jembatan tembus Desa Betung, sementara desa Betung mempertanyakan proposal permintaan bibit disampaikan ke Dinas mana, serta usulan pembangunan tempat ibadah. Desa Balaimea mempertanyakan proposal usulan permintaan tower BTS pemancar sinyal. Ada pula tambahan usulan dari Kecamatan Pamukan Utara tentang jalan poros Bakau-Wonorejo mempertanyakan  status jalan apakah jalan kabupaten atau jalan desa mengingat pentingnya jalan tersebut bagi warga, penyampaian standarisasi lebih awal sebelum Musrenbang Desa, serta meminta kejelasan peta jalan ke Dinas Bina Marga dan SDA agar dalam pengusulan desa lebih mudah.

 

Dinas Bina Marga dan SDA menanggapi terkait embung yang tidak selesai karena pembayaran tidak diselesaikan karena keterbatasan anggaran, jika dimungkinkan akan diselesaikan tahun ini. Terkait jalan Bepara-Sekayu Baru dan jalan poros Lintang Jaya-Sebangau-Mulyo Harjo agar dapat disinkronkan dulu dengan peta jalan yang telah ditetapkan. Terkait peta jalan Siap untuk ditindaklanjuti. Dinas Pendidikan menanggapi terkait SMKN merupakan kewenangan Pemprov sehingga usulan akan dilajutkan ke Provinsi. Dinas Perkebunan meminta agar melengkapi persyaratan yang ditetapkan, terkait bantuan bibit perkebunan, sebagaimana pula tanggapan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan terkait bantuan bibit pertanian. Terkait pagar makam yang telah diusulkan beberapa kali, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang meminta agar dapat dibuatkan proposal usulan ke Bupati. Mengenai usulan yang bersifat hibah/ bansos dapat disampaikan kepada Bupati atau melalui Bappeda untuk selanjutnya diteruskan ke SKPD terkait. Usulan yang tidak tertanggapi pada forum ini akan dilajutkan ke SKPD terkait pada forum Kabupaten, dan usulan yang disampaikan agar segera di revisi usulan pada e-Planning.

 

Total hits : 82

Berita Pilihan

  • Pulau Samber Gelap
    pulau Samber Gelap (tampak bangunan Mercu Suar) Lokasi pulau dari ibukota Kabupaten Kotabaru hanya menempuh waktu 2 (dua) jam perjalanan menggunakan s...
  • Rencana Taman Kota (RTH Suryagandamana)
    Potret lokasi RTH Suryagandamana dari angkasa Mesjid Agung - Jalan Suryagandamana - Gunung Sebatung Rencana Pembangunan RTH Ruang Terbuka Hijau Jl. Su...
  • Pertemuan Triwulanan Forum CD-CSR Kabupaten Kotabaru
    Kamis (7/10) diselenggarakan Pertemuan Triwulanan CD-CSR Kabupaten Kotabaru 2011-2015 bertempat di Aula Hotel Grand Surya yang dihadiri oleh perusahaa...