Worskhop Program Kota Tanpa Kumuh National Slum Upgrading Program (NSUP) Kabupaten Kotabaru 2019

Beranda | Ragam | Wisata | Galleri Photo | Pengaduan | Database SKPD | Buku Tamu | Kontak Kami

Worskhop Program Kota Tanpa Kumuh National Slum Upgrading Program (NSUP) Kabupaten Kotabaru 2019

 

  

Workshop Program Kota Tanpa Kumuh - National Slum Upgrading Program (NSUP) Kabupaten Kotabaru 2019


 

Pemkab. Kotabaru menggelar Rapat Koordinasi  Percepatan Pelaksanaan Workshop National Slum Upgrading Program (NSUP), pada Rabu (23/10) bertempat di Hotel Grand Surya Kotabaru. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, lewat Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Tahun Anggaran 2019. Kegiatan workshop ini dibuka oleh Staf Bupati Bidang Kesejahteraan dan SDM, H. Fathannur didampingi Kepala DInas Pemukiman, Perumahan, dan Pertanahan Kotabaru, H. Selamat Riyadi, Kepala Bappeda Kotabaru, H. Maulidiansyah, perwakilan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kotabaru, Adi Eka, serta para perwakilan dinas terkait.

 

Bupati Kotabaru, H. Sayed Jafar, melalui sambutannya yang disampaikan Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM, H. Fathan Noor mengatakan, pemukiman kumuh merupakan masalah yang hampir dihadapi di semua kota-kota di Indonesia, tidak terkecuali di Kabupaten Kotabaru. Dalam hal ini Pemkab Kotabaru tentu tidak tinggal diam dan berbagai upaya serta program terus digulirkan untuk menangani pemukiman kumuh. Dilanjutkannya Pemerintah sangat serius mengurangi pemukiman kumuh di wilayah Kabupaten Kotabaru ini, salah satu wujud keseriusan tersebut adalah dengan menjalankan dan mensukseskan program kota yang tanpa kumuh (KOTAKU) di Kabupaten Kotabaru.

 

Lanjutnya, Pemerintah juga terus berupaya menjadikan program KOTAKU di Kabupaten Kotabaru sebagai program terbaik dan berhasil sehingga program ini dapat betul-betul memberikan solusi atas tiap persoalan Insfraktuktur di tengah-tengah masyarakat.

 

 

Kadis Perumahan Rakyat Pemukiman dan Pertanahan Kotabaru Slamet Riyadi memaparkan, beberapa program Pemkab Kotabaru dalam menciptakan lingkungan yang bersih disemua wilayah desa hingga pelosok.

 

“Upaya Pemkab Kotabaru mewujudkan kota tanpa kumuh terus dilakukan, dimana 78 hektar wilayah dibeberapa desa yang sudah dipetakan.  Bisa ditekan kekumuhannya menjadi zero kumuh, karena jika tidak diperhatikan akan menyebabkan kawasan menjadi kumuh yang berakibat pada banyak hal, seperti penurunan kesehatan,” ucap beliau.

 

Kata Slamet, saat ini sudah dilakukan pemasangan dan pembangunan WC, septic tank, rehab jalan sempit di gang kampung dan desa. “Warga juga harus diberi edukasi agar bisa hidup dengan pola sehat, jauh dari kekumuhan. Jika kota kita bersih dan indah, tentu akan sejahtera dan terhindar dari penyakit karena lingkungan bersih dan sehat,” ujarnya.

 

Sementara Kades Rampai Samsir Alam mengaku bersyukur wilayahnya saat ini jauh lebih baik dan tertata, baik sanitasi dan kebersihan lingkungannya. “Bahkan Desa Rampai dapat sertifikat desa tanpa kumuh,” katanya. Kata Samsir, selama ini pihaknya sudah dibantu pemasangan 200 wc dan 120 septic tank untuk warga desanya. “Kami berharap program kota tanpa kumuh (Kotaku) terus dilanjutkan,” katanya.

 

Pelaksanaan kegiatan workshop program kotaku bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar program kotaku bisa berjalan sesuai dengan harapan masyarakat. Workshop ini dapat memberikan pemahaman yang sama terhadap proses penanganan kota tanpa kumuh di perkantoran baik di kalangan pemerintah daerah, perguruan tinggi, kelompok peduli dan masyarakat luas sehingga dapat bersinergi dan berkalborasi agar target tersebut dapat tercapai.

 

Diharapkan workshop menjadi bekal pengetahuan bagi segenap peserta untuk berinovasi menyatukan dan mengembangkan pemikiran untuk mendukung terwujunya pemukiman perkotaan yang layak huni, produktif dan berkelanjutan. Selain itu, pemberikan manfaat untuk percepatan penanganan pemukiman kumuh dengan didasari dukungan komitmen dan peran aktif dari seluruh perangkat daerah yang yang terkait sehingga dapat tercapainya target 100-0-100 yaitu 100 persen masayarakat mempuyai akses terhadap air bersih 0 persen tanpa pemukiman kumuh dan 100 persen masyarakat mempuyai sanitasi yang layak.

 

 

 

 

Sumber:

https://kalselpos.com/2019/10/pekan-gelar-workshop-kota-tanpa-kumuh/

https://matabanua.co.id/2019/10/24/pemkab-kotabaru-gelar-worskhop-program-kota-tanpa-kumuh/

https://koranbanjar.net/pemerintah-daerah-kotabaru-programkan-kotaku-demi-mencapai-100-0-100-persen/

https://infobanua.co.id/2019/10/lewat-program-kotaku-78-hektar-wilayah-kumuh-di-kotabaru-jadi-zero-kumuh/

Total hits : 52

Berita Pilihan

  • Pulau Samber Gelap
    pulau Samber Gelap (tampak bangunan Mercu Suar) Lokasi pulau dari ibukota Kabupaten Kotabaru hanya menempuh waktu 2 (dua) jam perjalanan menggunakan s...
  • Rencana Taman Kota (RTH Suryagandamana)
    Potret lokasi RTH Suryagandamana dari angkasa Mesjid Agung - Jalan Suryagandamana - Gunung Sebatung Rencana Pembangunan RTH Ruang Terbuka Hijau Jl. Su...
  • Pertemuan Triwulanan Forum CD-CSR Kabupaten Kotabaru
    Kamis (7/10) diselenggarakan Pertemuan Triwulanan CD-CSR Kabupaten Kotabaru 2011-2015 bertempat di Aula Hotel Grand Surya yang dihadiri oleh perusahaa...