Ragam Informasi

Beranda | Ragam | Wisata | Galleri Photo | Pengaduan | Database SKPD | Buku Tamu | Kontak Kami

Model dan Strategi Perencanaan Pembangunan Sub Terminal Agribisnis (STA) di Kabupaten Kotabaru

Abstrak

Pemasaran komoditas pertanian selama ini pada umumnya mempunyai mata rantai yang panjang, mulai dari petani produsen, pedagang pengumpul, pedagang besar hinggan ke konsumen dan mengakibatkan kecilnya keuntungan bagi petani produsen.Disisi lain konsumen membayar lebih mahal dari harga selayaknya sehingga biaya pemasaran kekonsumen jadi tinggi (marketing cost). Dilatarbelakangi permasalahan tersebut Badan Agribisnis Deptan melakukan kajian untuk mencari model solutif dalam meminimalisir kelemahan dari system agribisnis tersebut, yang saat ini telah dibakukan dengan nama Sub Terminal Agribisnis (STA) yang didefinisikan sebagai sebuah infrastruktur pemasaran untuk transaksi jual beli hasil pertanian juga diharapkan berfungsi untuk pembinaan peningkatan mutu produksi sesuai dengan permintaan pasar.DiKab.Kotabaru dengan bentang alam yang bervariasi dari mulai pegunungan dataran rendah dan pantai sehingga memiliki potensi agribisnis yang sangat besar, dimana sector ini menjadi penyumbang terbesar PDRB yaitu sebesar 3,99% pada tahun 2008.Memperhatikan kondisi dan latar belakang diatas Pemerintah Kabupaten Kotabaru merencanakan untuk membangun STA guna memfasilitasi pemasaran dan peningkatan mutu komoditas petani, dan direncanakan dibangun difokuskan diwilayah perbatasan dengan Provinsi Kalimantan Timur dengan harapan agar masyarakat diwilayah ini tidak membelanjakan uangnya untuk produk pertanian diluar kabupaten kotabaru.Ada tiga rencana lokasi untuk pendirian STA ini yaitu Desa Bungkukan kec.Kelp.Barat,Desa Buluh Kuning di Kec.Sungai Durian dan di Kec.Pamukan Barat.Diharapkan STA yang akan dibangun dan strategi dari model yang dikembangkan benar-benar dapat sebagai suatu infrastruktur pasar yang tidak saja merupakan tempat transaksi jual beli, tetapi juga merupakan wadah untuk mengkoordinasikan pelaku agribisnis dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi.

 

 

Kesimpulan dan Saran Kebijakan

 

1.      Setelah dilakukan identifikasi wilayah yang paling sesuai dengan memperhatikan aspek  strategis kewilayahan,aspek demografi terkait dengan populasi penduduk,aspek komoditas yang merupakan unggulan wilayah dan dominan,aspek keberadaan industri kedepan, data aktual transportasi khususnya data intensitas kendaraan pada saat weekend dan non weekend terkait, kelayakan teknis terkait dengan sarana pendukung maka Desa Buluh Kuning dan Desa Bungkukan merupakan dua lokasi andalan untuk rencana pembangunan STA di wilayah Kabupaten Kotabaru.

2.            Model dan strategi rencana pembangunan STAdi bangun dengan memperhatikan STA yang sudah ada di dua Kabupaten lain dikalimantan selatan, data dan informasi bagaimana sebuah STA ideal mengacu pada well formed outcome STA.Memperhatikan kondisi  STA yang sudah ada di Kabupaten lainnya, maka disarankan untuk membangun sebuah lokomotif agribisnis yang berkelanjutan, faktor lokasi dan keberadaan sarana/prasarana pendukung memegang peranan penting.

3.            Strategi dan program aksi yang sudah direkomendasikan harus segera di follow up dengan menetapkan leading sector yang relevan (Dinas Pertanian) sehingga data riel masih bisa dipertanggungjawabkan sesuai rentang waktu.Hasil kajian yang menetapkan dua lokasi yang paling layak untuk dikembangkan, perhatikan link program antar SKPD relevan dan program CD/CSR yang saling bersinergi sesuai Visi dan Misi Pemerintah Daerah.

4.     Perhatikan konsep pengembangan suatu wilayah untuk jangka panjang dan tidak melihat kondisi sesaat pada jangka pendek.Disisi lain juga harus diperhatikan pembangunan STA jangan sampai mematikan sistem perekonomian yang sudah terbangun sebelumnya, misalnya pasar tradisional. Hal ini  penting agar tidak terjadi permasalahan dimasa yang akan datang.

Total hits : 2300

Berita Pilihan

  • Pulau Samber Gelap
    pulau Samber Gelap (tampak bangunan Mercu Suar) Lokasi pulau dari ibukota Kabupaten Kotabaru hanya menempuh waktu 2 (dua) jam perjalanan menggunakan s...
  • Rencana Taman Kota (RTH Suryagandamana)
    Potret lokasi RTH Suryagandamana dari angkasa Mesjid Agung - Jalan Suryagandamana - Gunung Sebatung Rencana Pembangunan RTH Ruang Terbuka Hijau Jl. Su...
  • Pertemuan Triwulanan Forum CD-CSR Kabupaten Kotabaru
    Kamis (7/10) diselenggarakan Pertemuan Triwulanan CD-CSR Kabupaten Kotabaru 2011-2015 bertempat di Aula Hotel Grand Surya yang dihadiri oleh perusahaa...