Hasil Kajian/Penelitian - Kajian Kerjasama Bappeda Kotabaru Tahun 2014

Beranda | Ragam | Wisata | Galleri Photo | Pengaduan | Database SKPD | Buku Tamu | Kontak Kami

Kajian Kerjasama Bappeda Kotabaru Tahun 2014


 

1. Judul Kajian Sikap dan Persepsi Masyarakat Sekitar Perusahaan Terhadap Program CSR (Corporate Social Responsibility) di Kabupaten Kotabaru
Tahun Terbit 2014
Penyusun Lembaga Penelitian Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan
Rekomendasi
  1. Forum komunikasi CSR Kabupaten Kotabaru perlu ditingkatkan fungsi dan perannya dalam penyusunan program, implementasi kegiatan, dan pengawasan atas pelaksanaan program CSR.
  2. Pemerintah Daerah bekerjasama dengan perusahaan pelaksana CSR perlu meningkatkan program sosialisasi Perda tentang CSR di Kabupaten Kotabaru.
  3. Forum Komunikasi CSR dan Perusahaan pelaksana CSR perlu meningkatkan sosialisasi program CSR yang akan dilaksanakan.
  4. Pemerintah daerah Kabupaten Kotabaru perlu meningkatkan koordinasi dengan perusahaan pelaksana CSR untuk mengatasi program CSR yang tumpang tindih dengan program pembangunan pemerintah daerah.
  5. Pelaksanaan program CSR sebaiknya mengadopsi model pemberdayaan masyarakat melalui involvement process yang meliputi keterlibatan masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.
  6. Perusahaan pelaksana CSR di Kabupaten Kotabaru seharusnya memiliki  social mapping untuk mendukung pelaksanaan CSR yang tepat sasaran.
  7. Program pembangunan daerah Kabupaten Kotabaru diharapkan bersinergi dengan seluruh perusahaan yang melaksanakan CSR di Kabupaten Kotabaru.
  8. Forum komunikasi  CSR di Kabupaten Kotabaru perlu mendukung proses transparansi pemanfaatan anggaran CSR untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pemanfaatan dana CSR sebagai bagian dari program pembangunan daerah di Kabupaten Kotabaru.
  9. Memberlakukan reward dan punishment terhadap perusahaan pelaksana program CSR di Kabupaten Kotabaru.
  10. Program CSR di Kabupaten Kotabaru sebaiknya selalu in-line dengan rencana program pembangunan daerah.
2. Judul Kajian Indeks Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik di Kabupaten Kotabaru
Tahun Terbit 2014
Penyusun Tim LPPM STIE Pancasetia Banjarmasin
Rekomendasi
  1. Peningkatan kualitas pelayanan di bidang waktu pelayanan dapat dilakukan oleh masing-masing SKPD dengan cara meningkatkan disiplin pegawai serta memotong jalur birokrasi yang dirasa tidak diperlukan.
  2. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dasar dalam menentukan prioritas perbaikan kualitas pelayanan di masing-masing SKPD atau secara keseluruhan.
  3. Penelitian selanjutnya disarankan memiliki waktu yang lebih panjang agar jumlah responden yang diteliti dapat meningkat, sehingga populasi penelitian terwakili lebih baik lagi.
3. Judul Kajian Rencana Pembangunan Penyeberangan Ferry Sigam – Tanjung Pangga
Tahun Terbit 2014
Penyusun Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Teknologi  Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya
Rekomendasi
  1. Dengan dukungan dari hampir 96% masyarakat yang setuju dengan rencana pembangunan dermaga penyeberangan ferry Sigam – Tanjung Pangga, pembangunan bisa dapat segera direalisasikan selain itu, dari hasil analisa kelayakan ekonomi terlihat bahwa nilai NPV dan BCR masing-masing adalah Rp. 45,976,432,891.02dan 1,41, sehingga dapat disimpulkan bahwa rencana pembangunan dermaga penyeberangan ferry Sigam – Tanjung Pangga layak secara ekonomi.
  2. Dari enam alternatif rute dan lokasi dermaga berdasarkan kriteria lokasi, kedalaman laut, ketersediaan sarana, dan prasarana pendukung, maka rute terbaik yang dapat dipilih adalah Sigam – Pembelacanan.
  3. Pembangunan pelabuhan dermaga ferry Sigam – Tanjung Pangga dapat dilaksanakan dengan berasumsi sebagai dermaga perintis, sehingga berfungsi sebagai pembuka akses, konsekuensinya adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru memberikan subsidi untuk penyelenggaraan dermaga penyeberangan ini.
  4. Keuntungan lain yang secara tidak langsung dari pembangunan dermaga ferry adalah pengembangan wilayah, keuntungan sosial yang mana hal ini tidak dapat di nilai dengan uang.
4. Judul Kajian Pemanfaatan Lahan Pasca Tambang Kabupaten Kotabaru
Tahun Terbit 2014
Penyusun Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB)
Rekomendasi
  1. Paling sedikit ada 4 (empat) jenis kebutuhan terhadap ruang di Kabupaten Kotabaru terkait dengan kawasan pertambangan yang memiliki tingkat kepentingan yang relatif berimbang, yaitu:
    a. Pemanfaatan sumber daya tambang khususnya batu bara sebagai salah satu bentuk limpahan sumber daya alam yang sangat bernilai bagi upaya percepatan pembangunan ekonomi;
    b. Rencana pengembangan kawasan perkotaan yang dibutuhkan untuk menampung aktivitas perkantoran, perumahan, perdagangan, dan ekowisata;
    c. Kebutuhan untuk menjaga kualitas lingkungan pulau kecil termasuk Cagar Alam;
    d. Kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan aktivitas pertanian, UMKM, jasa perdagangan dan wisata.
  2. Ada beberapa alternatif skenario pembangunan yang dapat dikembangkan yang tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, dan keberlanjutan fisik lingkungan. Ketiga dimensi pembangunan inilah yang benar-benar harus dipertimbangkan untuk mewujudkan konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Selanjutnya sasaran pegembangan kawasan pasca tambang secara konspetual diarahkan untuk mewujudkan untuk mencapai 3 hal yaitu:
    a. Peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal baik di kawasan maupun di luar kawasan tambang baik melalui peningkatan lapangan kerja, penguatan sektor pertanian, pariwisata dan UMKM, peningkatan kesempatan berusaha, maupun penguatan kapasitas SDM;
    b. Percepatan pembangunan wilayah untuk mendorong pembangunan di kawasan sekitarnya, terutama dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan perkembangan infrastruktur wilayah;
    c. Pertahanan kualitas lingkungan terutama keberlanjutan Cagar Alam mapun kawasan konservasi lainnya dan keberlanjutan sistem tata air.
5. Judul Kajian Efisiensi dan Efektivitas Fiskal Daerah dalam rangka Optimalisasi Pemanfaatan SiLPA Kabupaten Kotabaru
Tahun Terbit 2014
Penyusun Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta
Rekomendasi

Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi fiscal daerah dan mengoptimalkan SiLPA, direkomendasikan untuk:

  1. Perlu mengupayakan peningkatan dan pengembangan pendapatan asli daerah dalam rangka meningkatkan kemampuan kemandirian keuangan daerah.
  2. Menjaga posisi ideal agar Belanja Daerah senantiasa didominasi oleh Belanja Langsung dengan proporsi yang semakin membaik dari tahun ke tahun.
  3. Mengupayakan kembali dominasi Belanja Modal pada struktur Belanja Langsung yang pernah terjadi di Kabupaten Kotabaru.
  4. Mendorong Pemerintah Kabupaten Kotabaru untuk melaporkan rincian asal usul SiLPA sesuai Permendagri Nomor 37 Tahun 2014.
  5. Mengoptimalkan pemanfaatan SiLPA mengarah pada pos-pos Pengeluaran Pembiayaan Daerah agar dana senantiasa aman, menghasilkan pendapatan dan mendorong perkembangan perekonomian daerah.
  6. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi fiscal daerah agar dapat menekan SiLPA sehingga kinerja pengelolaan keuangan daerah semakin sehat.
6. Judul Kajian Roadmap Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Kabupaten Kotabaru
Tahun Terbit 2014
Penyusun Lembaga Penelitian Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan
Rekomendasi

Pemerintah Kabupaten Kotabaru perlu untuk:

  1. Memperkuat Sistem Informasi Daerah yang berbasis Kelautan dan Perikanan.
  2. Mengembangkan klaster industri berbasis Kelautan dan Perikanan.
  3. Mengembangkan jaringan inovasi berbasis Kelautan dan Perikanan.
  4. Mengembangkan teknopreneur bidang Kelautan dan Perikanan.
  5. Pengembangan tematik daerah untuk memperbaiki elemen-elemen kebutuhan dasar yang bersifat tematik dan konstektual untuk memperkuat sistem inovasi.

 

Total hits : 89 | lastupdate : 16-01-2020

Berita Pilihan

  • Pulau Samber Gelap
    pulau Samber Gelap (tampak bangunan Mercu Suar) Lokasi pulau dari ibukota Kabupaten Kotabaru hanya menempuh waktu 2 (dua) jam perjalanan menggunakan s...
  • Rencana Taman Kota (RTH Suryagandamana)
    Potret lokasi RTH Suryagandamana dari angkasa Mesjid Agung - Jalan Suryagandamana - Gunung Sebatung Rencana Pembangunan RTH Ruang Terbuka Hijau Jl. Su...
  • Mekanisme Musrenbang
    Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau yang lebih dikenal dengan Musrenbang dilakukan setiap tahun sebelum memasuki tahun anggaran baru. Musrenbang K...